Mulailah dengan tekstil: ganti bantal sofa, selimut, dan tirai dengan warna hangat seperti karamel, terracotta, atau mustard. Tekstil berlapis memberi tampilan kaya tanpa perubahan permanen pada dinding.
Pencahayaan memainkan peran besar; gunakan lampu berwarna hangat atau lampu meja dengan kap yang meredupkan cahaya. Lampu berdiri dan lampu gantung kecil dapat menambah titik fokus dan membuat ruang terasa lebih intim.
Tambahkan karpet dengan nuansa hangat untuk mengikat furnitur dan memperkenalkan tekstur. Karpet juga membantu menghangatkan visual lantai dan membuat area berkumpul terasa lebih terdefinisi.
Dekorasi dinding non permanen seperti cetakan berbingkai, cermin dengan bingkai kayu hangat, atau rak yang menampilkan aksesori bernuansa hangat dapat mengubah suasana tanpa mengecat. Pindahkan karya seni yang sudah ada atau susun galeri kecil untuk efek instan.
Pilih furnitur aksen kecil seperti meja samping, bangku, atau kursi berwarna hangat. Elemen kayu dengan tone madu atau aksen logam hangat seperti tembaga dapat menambah kedalaman warna ruangan.
Lengkapi dengan tanaman hijau dan aksesori alami; pot dengan warna tanah atau anyaman rotan menambah kehangatan visual. Susun elemen-elemen tersebut secara bertahap untuk mencapai keseimbangan dan suasana yang diinginkan.